ExploreAsiaTulisan

Kota Luang Prabang Laos yang Unik dan Eksotis

Alms Ceremony Kota Luang Prabang Laos yang Unik dan Eksotis
Photo via instagram @jtemplet1

Luang Prabang atau Louangphrabang (Lao: ຫລວງພະບາງ, secara harfiah: dalam menghilangkan Ketakutan Mudra),” adalah sebuah kota yang terletak di utara pusat Laos, pada Sungai Mekong sekitar 425 km sebelah utara Vientiane, dan ibukota Provinsi Louangphabang. Saat ini jumlah penduduk kota ini adalah sekitar 103.000 jiwa.

Dahulu kota ini adalah sebuah ibukota kerajaan dengan nama yang sama. Sampai pengambilalihan oleh pemerintahan komunis Laos pada tahun 1975, Luang Prabang adalah ibukota kerajaan dan pusat pemerintahan dari Kerajaan Laos. Kota ini juga terkenal sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Luang Prabang merupakan contoh luar biasa dari percampuran arsitektur tradisional dan perkotaan Laos yang dibangun oleh otoritas kolonial Eropa di abad 19 dan 20. Sangat unik, pemandangan kota sangat terawat baik menggambarkan tahap kunci dalam pencampuran dari dua tradisi budaya yang berbeda.

Muang Sua adalah nama lama dari Luang Prabang yang bersamaan dengan penaklukan kota ini pada tahun 698 oleh seorang pangeran Thai, Khun Lo, yang merebut kesempatan ketika Nan-chao (raja setempat yang menguasai Muang Sua) sedang melaksanakan prosesi bertunangan di tempat lain. Lo Khun telah diberikan kota oleh ayahnya, Khun Borom, yang dikaitkan dengan legenda Lao tentang penciptaan dunia, dan wilayah Lao yang berbagi dengan bangsa Shan dan bangsa-bangsa lain di kawasan Lao. Lo Khun mendirikan sebuah dinasti dan memerintah dengan waktu yang setara dengan lima belas penguasa independen Muang Sua dalam satu abad.

Dalam paruh kedua abad ke-8, Nan-chao sering ikut campur dalam urusan-urusan kerajaan tengah Lembah Mekong, yang mengakibatkan pendudukan Muang Sua pada tahun 709. Pangeran Nan-chao atau administrator yang menggantikan aristokrasi Tuan Thai. Tanggal pendudukan tidak diketahui, tetapi mungkin berakhir dengan baik sebelum perluasan di wilayah utara Kekaisaran Khmer pada masa Indravarman I (877-889) dan diperpanjang sampai ke wilayah Sipsong panna di hulu Sungai Mekong.

Wisata Lokal dan Budaya Luang Prabang

Alms Ceremony (Upacara Sedekah)

Bhikkhu saat fajar mengumpulkan sedekah seperti beras dari penduduk desa yang berlutut. Mintalah tuan rumah penginapan Anda untuk membantu Anda dalam mempersiapkan sehari sebelumnya jika Anda ingin memberi sedekah di pagi hari.

Alms Ceremony Kota Luang Prabang Laos yang Unik dan Eksotis

Photo via instagram @jtemplet1

Haw Kham

Bekas istana kerajaan dan sekarang digunakan sebagai museum nasional, tiket masuk murah, foto / video / tas / sepatu tidak diperbolehkan, disediakan loker gratis. Buka mulai 08:00 – 11: 30AM dan 1:30-16:00 setiap hari kecuali Selasa. Ada juga kadang-kadang lokal drama atau pertunjukan tari di teater yang dekat dengan lokasi.

Haw Kham Kota Luang Prabang Laos yang Unik dan Eksotis

Photo via instagram @aankkis

Phou Si

Bukit utama di kota yang memiliki pemandangan indah dari seluruh kota. Pendakian tidak begitu curam, waktu paling baik ke lokasi ini adalah pada saat sunrise dan sunset. Ada tempat yang memiliki pemandangan paling indah dengan biaya masuk terjangkau.

Kota Luang Prabang Laos yang Unik dan Eksotis 1

Photo via instagram @sean.konda

Vat Xieng Toung

Biara tertua di kota dan salah satu yang paling indah. BUka dari 06:00 pagi -6:00 sore.

Vat Xieng Toung Kota Luang Prabang Laos yang Unik dan Eksotis

Photo via instagram @mini_miya

Tulisan oleh lalapin

—–
Follow Destinasio on:
Facebook destinasiomag
Twitter @destinasiomag
Instagram @destinasiomag
Email : heyo@destinasio.com

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Explore